Jumat, 04 Oktober 2013

ARTI SEBUAH KEMERDEKAAN

SETIAP saat akan terjadi perubahan. Hari berganti menjadi minggu. Minggu 
berganti menjadi bulan. Bulan berganti menjadi tahun. Tidak terasa, kita telah 
memasuki Agustus 2007. Bagi bangsa Indonesia, Agustus merupakan bulan keramat. 
Bulan tersebut adalah bulan kemerdekaan. Kita tahu, 17 Agustus 1945 dapat 
dijadikan titik tolak atau tanggal bangkitnya bangsa Indonesia. Bangsa 
Indonesia mempunyai kesempatan untuk mengembangkan diri dalam rangka meraih 
masa depan yang cerah.

Sudah 62 tahun bangsa Indonesia melewati masa-masa perjuangan mengisi 
kemerdekaan. Selama itu tentu banyak suka dan duka yang kita rasakan. Masa 62 
tahun bukanlah usia yang muda lagi, sudah setengah abad lebih. Menurut ukuran 
umur manusia sudah sangat dewasa atau mungkin sudah tua dan cukup umur.

Kalau kita kaji dan renungkan lebih dalam lagi, kemerdekaan mempunyai beberapa 
arti tersendiri, baik secara fisik-material maupun mental-spiritual. Antara 
arti yang satu dengan yang lainnya tidka bisa dilepaskan karena saling 
berkaitan dan mempengaruhi. Arti kemerdekaan adalah sebagai berikut.

Pertama, terbebas dari penjajahan bangsa lain atau bangsa asing. Bangsa dan 
negara Indonesia yang kita cintai ini bisa terlepas dari kekuasaan penjajahan 
dengan pengorbanan yang sangat besar. Darah, jiwa dan raga serta harta benda 
yang tak terhingga telah menyatu pada bumi Indonesia, menjadi saksi berdirinya 
Republik Indonesia. Betapa besar pengorbanan bangsa Indonesia demi meraih 
kemerdekaan.

Kedua, bebas dari rasa takut dan khawatir. Orang dikatakan merdeka apabila 
tidak dikungkung atau diliputi perasaan takut, cemas, dan khawatir yang 
berkepanjangan. Ia terbebas dari pikiran yang sempit dan pendek.

Seandainya sudah terbebas dari rasa takut akan timbul keberanian, kreativitas, 
dan munculnya ide-ide baru. Di sini kemerdekaan merupakan modal untuk 
berkembang.

Ketiga, bebas untuk mengemukakan pendapat, baik lisan maupun tulisan. Kebebasan 
untuk mengeluarkan pendapat merupakan hak setiap orang. Tentu saja dalam 
mengemukakan pendapat harus dilandasi rasa tanggung jawab, menghormati pendapat 
orang lain dan tidak asal mengeluarkan pendapat. Dalam mengeluarkan atau 
mengemukakan pendapat harus dibarengi kejujuran dan kebenaran. Jangan sampai 
mengemukakan pendapat berisi kebohongan dan fitnah.

Keempat, bebas menentukan nasib sendiri. Orang dikatakan merdeka seandainya 
bebas untuk memilih dan menentukan jalan hidupnya sendiri. Karena pada 
dasarnya, masa depan kita ditentukan oleh diri kita sendiri. Jalan mana yang 
akan ditempuh, itu terserah kepada kita, apakah akan menempuh jalan lurus atau 
berliku. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita tidak dibayangi, 
dikendalikan, dan mendapat tekanan dari orang lain. Kehadiran orang lain 
sifatnya hanya membantu, memberi saran atau informasi dan memotivsi. Pada 
akhirnya apa pun yang akan kita lakukan atau perbuat berpulang kepada diri kita 
masing-masing. Ingat, nasib suatu kaum tidak akan berubah kecuali kaum itu 
sendiri yang mengubahnya.

Beberapa arti kemerdekaan di atas hendaknya dijadikan bahan renungan dan 
introspeksi diri. Apakah kita sudah merasakan kemerdekaan yang sebenarnya? 
Jawabannya berpulang kepada diri kita masing-masing. Hati kecil pasti bisa 
menjawab. Mungkin seseorang telah merasakan atau menikmati arti kemerdekaan 
yang sebenarnya. Atau mungkin hanya kemerdekaan semu.

Pada HUT Kemerdekaan Indonesia tahun ini, marilah kita mulai berbenah diri dan 
perbaharui apa yang menjadi kesalahan pada masa silam, jangan kita tiru dan 
ulangi lagi. Dengan semangat baru, kita lakukan yang terbaik bagi bangsa dan 
negara. Apa yang telah Anda berikan dan lakukan buat negara?

Kemerdekaan yang telah diraih bukan berarti perjuangan berakhir, tetapi justru 
perjuangan harus lebih keras lagi dalam rangka mengisi kemerdekaan, sehingga 
cita-cita bangsa dapat tercapai. Mengisi kemerdekaan perlu didukung oleh 
berbagai komponen atau unsur bangsa. Dengan kata lain, dalam membangun negara 
dan bangsa dibutuhkan kerja sama dari semua pihak sesuai dengan fungsi dan 
kedudukan atau statusnya.

Kemerdekaan akan terwujud apabila didukung ulama dan cendekiawan yang sarat 
dengan ilmu. Ulama dan cendekiawan tempat kita bertanya karena mereka sebagai 
orang yang mempunyai ilmu yang luas. Ilmu merupakan senjata dan modal bagi 
manusia untuk mencapai kesejahteraan dan keselamatan di dunia dan di akhirat. 
Dengan ilmu, hidup menjadi mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar